The 13th GAIKINDO International Automotive Conference Towards Beyond Mobility

GIIAS

Gelaran world class auto show series, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 kembali digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang mulai tanggal 2 12 Agustus 2018 setelah sebelumnya secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

Pameran otomotif berskala internasional ini didukung penuh oleh 25 merek mobil, termasuk didalamnya 19 merek kendaraan penumpang yakni; Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling, serta 6 merek kendaraan niaga yaitu FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi FUSO, Tata Motors, dan UD Truck. Total diikuti oleh lebih dari 250 merek dari pelaku industri otomotif di Indonesia.

Tema “Beyond Mobility” diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia. Tema tersebut akan tercermin dalam berbagai program yang hadir sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2018.
Sejalan dengan tema GIIAS 2018 “Beyond Mobility”, GAIKINDO mengadakan konferensi the 13th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC), yang bertajuk Towards Beyond Mobility pada hari Selasa, 7 Agustus 2018 bertempat di Nusantara Room 3, ICE, BSD, Tangerang. GIAC akan mengeksplorasi isu industri otomotif Indonesia terkini, termasuk pembahasan tentang emisi dan Euro4 yang dalam waktu dekat akan diimplementasikan di Indonesia.

Konferensi ini akan dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi, dan direncanakan juga kehadiran Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto. Selain itu menghadirkan pembicara-pembicara yang merupakan professional serta pakar di bidang otomotif dan lingkungan hidup di Indonesia baik dari Pemerintahan maupun swasta.

Dalam pembahasan mengenai Towards Beyond Mobility yang akan disampaikan oleh Direktur Jenderal ILMATE, Kementerian Perindustrian RI, Harjanto akan dilanjutkan dengan pembahasan-pembahasan mengenai Roadmap: Technology & Environment yang akan disampaikan oleh pembicara-pembicara professional di bidangnya. Sesi pertama akan membahas mengenai urban mobility, energi terbarukan dan transportasi berkelanjutan , standar implementasi emisi Euro4 terhadap kesehatan dan lingkungan yang bersih serta studi komprehensif mengenai mobil listrik di Indonesia.

Konferensi ini akan dihadiri pula oleh Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto yang akan menyampaikan Keynote Speech yang kemudian akan dilanjutkan dengan sesi kedua yang membahas mengenai Peran Ekonomi dalam Pembangunan Industri Otomotif di Indonesia. Sesi kedua ini akan menghadirkan pembicara-pembicara dari lingkungan akademis, pemerintah, pengamat ekonomi serta pembicara dari industri otomotif.

Dengan konferensi ini diharapkan stakeholders industri otomotif di Indonesia dapat memperoleh ide dan inspirasi untuk menghadapi perkembangan otomotif global. Diharapkan juga industri otomotif Indonesia dapat terus menjadi sumber agen perubahan dibidang transportasi darat dan perlu mencermati serta bersiap menghadapi perkembangan tersebut, terutama mempersiapkan publik terhadap perkembangan industri otomotif masa depan. Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan the 13th GAIKINDO Intenational Auto Conference, “GAIKINDO ingin agar konferensi ini dapat memberi wawasan tentang isu industri otomotif Indonesia terkini, salah satunya adalah implementasi peratuan pemerintah tentang Euro4, sangat penting untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia menuju industri global, menuju Beyond Mobility.” ujarnya.

Weekdays Special Promo: Keuntungan Lebih Mengunjungi GIIAS 2018 Pada Hari Senin Hingga Jumat

GIIAS

Gelaran world class auto show series, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 kembali digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang mulai tanggal 2 – 12 Agustus 2018 setelah sebelumnya secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

Pameran otomotif berskala internasional ini didukung penuh oleh 25 merek mobil, termasuk didalamnya 19 merek kendaraan penumpang yakni; Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling, serta 6 merek kendaraan niaga yaitu FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi FUSO, Tata Motors, dan UD Truck. Serta diikuti oleh lebih dari 250 merek yang terdiri dari pelaku industri otomotif di Indonesia.

Tahun ini, GIIAS mengusung tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia.
Tercatat 47 kendaraan baru termasuk World Premiere dan kendaraan konsep untuk pertama kalinya diluncurkan. Tentunya hal ini menjadi daya tarik utama dari GIIAS ditambah dengan sejumlah kegiatan menarik serta inovasi terbaru yang hadir sepanjang pameran.
Untuk menjawab antusiasme masyarakat luas yang ingin mengunjungi GIIAS 2018, GAIKINDO menghadirkan sejumlah promo menarik yang dapat dinikmati di hari Senin Jumat (weekdays) dan Sabtu Minggu (weekend).

Salah satu fasilitas baru yang ditawarkan adalah tiket online GIIAS 2018 pada aplikasi Tokopedia dan GoTix. Untuk setiap pembelian tiket online GIIAS 2018 akan mendapatkan beberapa keuntungan, seperti
cashback untuk setiap pembelian tiket GIIAS 2018 melalui Tokopedia dan voucher potongan untuk aplikasi Go-Auto untuk pembelian melalui Go-Tix.

“Komitmen Kami setiap tahunnya adalah memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Karena itulah kami terus berusaha menghadirkan sejumlah fasilitas yang memudahkan, dan di tahun ini GIIAS 2018 bekerjasama dengan Tokopedia dan GoTix untuk memudahkan pembelian tiket. Dan khusus bagi pengunjung yang datang di hari Senin hingga Jumat, kami menawarkan berbagai promo menarik” ungkap Romi, Presiden Direktur Seven Events selaku organizer dari GIIAS 2018. Romi juga menekankan bahwa tujuan dari disiapkannya berbagai promo di hari weekdays adalah untuk memecah konsentrasi pengunjung yang biasanya lebih padat di akhir minggu. “Kami ingin memicu pemerataan pengunjung yang hadir di GIIAS, jika sebelumnya bisa dipastikan jauh lebih padat di akhir minggu, sekarang dengan berbagai promo kami arahkan untuk berkunjung di weekdays, benefitnya lebih banyak, mulai dari promo tiket, hingga promo merchandise.” jelas Romi.

Sepanjang hari pameran selama weekdays akan berlaku promo khusus untuk pengunjung, seperti :

  1. Promo Tiket
    • Potongan harga 10% untuk pembelian tiket masuk GIIAS 2018 dengan kartu kredit/debit bank Permata. Pembelian maksimal 4 tiket untuk 1 kartu.
    • Parkir Gratis untuk 1.000 pengunjung pertama dengan menunjukkan tiket masuk dan kartu parkir di konter informasi di Convention Hall, pada jam 11.00 13.00 WIB.
    • Beli 3 gratis 1 Tiket GIIAS untuk 2.000 pengunjung pertama dengan menunjukkan KTP domisili Tangerang, Kartu Mahasiswa atau Kartu Identitas Pegawai untuk kampus dan kantor yang berlokasi di Tangerang.
  1. Promo Merchandise
    • Untuk setiap pembelian tiket online melalui Tokopedia & Gotix, pengunjung akan mendapatkan potongan harga sebesar 20% untuk pembelian official merchandise GIIAS dengan menunjukkan tiket sesuai hari yang berlaku, di merchandise counter.
    • Untuk setiap pembelian tiket on the spot, pengunjung akan mendapatkan potongan harga 30% untuk pembelian official merchandise GIIAS dengan menunjukkan tiket weekdays yang berlaku, di merchandise counter.

Selain itu, untuk pengunjung GIIAS 2018 yang datang bersama keluarga, anak berusia dibawah 7 tahun dengan tinggi kurang dari 120 cm dan lansia berusia diatas 65 tahun tidak dikenakan biaya untuk menikmati GIIAS 2018.

Tidak lupa, GIIAS 2018 memberikan kesempatan untuk seluruh pengunjung mendapatkan tanda masuk gratis, dengan cara follow akun sosial GIIAS, dan ikuti kuis interaktifnya. Selain itu, penawaran khusus potongan harga sebesar 10% untuk pembelian official merchandise GIIAS 2018 juga berlaku dengan cara mem- follow instagram GIIAS.

Kehadiran inovasi dan teknologi terkini yang akan diusung oleh lebih dari 250 brand otomotif dari para Agen Pemegang Merek (APM) passenger car, commercial vehicle dan industri pendukung otomotif, berbagai program interaktif dan edukatif, fasilitas yang nyaman dan berbagai promo yang ditawarkan, menjamin hadirnya ide dan inspirasi, menjadikan GIIAS 2018 tidak boleh dilewatkan.

Beyond Mobility – Macet, Siapa Takut

GIIAS

Sejalan dengan tema GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Beyond Mobility, maka di ajang GIIAS 2018 ini dapat ditemukan Beyond Mobility Area di mana pengunjung dapat melihat dan merasakan berbagai teknologi terkini yang dimiliki merek-merek mobil yang ada di Pameran ini. Informasi tentang berbagai teknologi ini dikemas dengan menarik dan dilengkapi dengan berbagai alat peraga bahkan mobil yang mengusung teknologi ini dapat ditemukan di Beyond Mobility Zone yang terletak di loading dock, 8, 9, 10, ICE, BSD, Tangerang.

Beberapa teknologi yang dipamerkan sebagian adalah teknologi yang mempermudah dan membuat pengemudi serta penumpang menjadi lebih nyaman dalam mengendarai kendaraannya. Kemacetan lalu lintas menjadi bagian dari kehidupan di kota besar, termasuk kota Jakarta dan kota-kota satelit di sekitarnya. Tidak ada hari tanpa kemacetan, tidak terkecuali pada akhir pekan.

Kenyataan itu membuat perusahaan pembuat mobil, terutama mobil-mobil papan atas dan papan tengah, melengkapi mobil-mobil yang dibuatnya dengan serangkaian teknologi yang membuat mengemudikan di kemacetan lalu lintas tetap aman dan nyaman.

Saat mobil berjalan di kepadatan lalu lintas, di mana jarak antara mobil dan mobil di depannya sangat rapat (bumper to bumper), seringkali fokus pengemudi teralihkan karena satu dan lain hal sehingga mobil menabrak mobil di depannya karena pengemudi terlambat menginjak pedal rem. Atau, tidak menginjak pedal rem cukup dalam. Untuk mengantisipasi hal seperti itu, perusahaan mobil memperkenalkan teknologi Smart City Brake Support. Teknologi ini memungkinkan mobil menerapkan rem secara otomatis, apabila sensor menganggap mobil sudah terlalu dekat dengan mobil di depannya dan pengemudi tidak menginjak pedal rem.

Padatnya lalu lintas, membuat pengemudi sering sekali berpindah-pindah lajur mencari lajur yang lebih lancar. Pada saat pengemudi berpindah-pindah lajur itu potensi terjadinya kecelakaan saat tinggi karena sering kali pada saat berpindah lajur pengemudi tidak melihat adanya kendaraan di titik mati (blind spot). Titik mati adalah titik-titik di dekat mobil yang tidak dapat dilihat pengemudi lewat kaca spion dalam serta kaca spion kiri dan kanan. Dengan blindspot monitoring, kehadiran kendaraan di blind spot dapat diketahui pengemudi lewat peringatan yang muncul di bagian pinggir kaca spion samping kiri atau kanan, sesuai dengan keberadaan kendaraan itu di kiri atau kanan. Dengan demikian, potensi terjadinya kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.

Ada teknologi lain, yang juga membantu pengemudi dalam kemacetan, yakni teknologi automatic brake hold. Teknologi itu memungkinkan pengemudi untuk tidak perlu secara terus-menerus menginjak pedal rem selama mobil berhenti. Dengan automatic brake hold, pengemudi cukup menginjak pedal rem hingga mobil berhenti, setelah itu injakan kaki pada pedal rem dapat dilepaskan. Mobil akan tetap berhenti. Mobil baru berjalan kembali ketika pengemudi menginjak pedal gas.

Teknologi ini amat berguna ketika mobil berhenti di jalan menanjak. Pengemudi dapat melepaskan kaki dari pedal rem tanpa perlu khawatir mobil akan mundur. Keadaan yang sama juga berlaku pada saat mobil berhenti jalan menurun. Mobil baru akan berjalan ketika pengemudi menginjak pedal gas. Kekhawatiran yang dialami pengemudi di masa lalu, saat berhenti di jalan yang menanjak sudah berlalu.

Dalam keadaan pengemudi secara tidak sengaja menginjak pedal gas dan pedal rem secara bersamaan, teknologi brake override akan mengambil alih dengan mengaktifkan pedal rem. Memundurkan mobil yang diparkir secara vertikal di jalan yang ramai merupakan tantangan sendiri. Bahkan, terkadang karena abai atau kurang fokus, pengemudi langsung memundurkan mobilnya tanpa mengetahui apakah ada kendaraan yang akan melintas di belakangnya. Dengan adanya fitur rear cross traffic alert, pengemudi dapat mengetahui apakah ada kendaraan yang akan melintas di belakangnya atau tidak, dan dapat memundurkan mobil yang diparkir vertikal dengan aman.

Dengan adanya teknologi auto parking car atau self-parking car, pengemudi yang merasakan kesulitan ketika akan memarkirkan mobil, baik vertikal maupun horizontal, tidak perlu khawatir lagi karena mobil akan membantu pengemudi memarkirkan mobilnya. Bahkan, dengan teknologi remote parking pilot, mobil dapat memarkirkan dirinya sendiri tanpa kehadiran pengemudi. Teknologi itu sangat berguna ketika akan memarkir mobil di garasi yang sempit. Jika pengemudi yang memarkirkan mobilnya, ia tidak dapat turun dari mobil karena pintu mobil tidak dapat dibuka. Dalam keadaan seperti itu, pengemudi cukup memposisikan mobil di depan garasi, turun dari mobil, dan menekan tombol remote parking pilot pada remote control. Teknologi akan memarkirkan mobil itu dengan sendiri dengan rapi.

Romi, Presiden Direktur Seven Event, selaku organizer GIIAS 2018, mengungkapkan bahwa GIIAS memberikan ide dan inspirasi lewat pengalaman di Beyond Mobility Area. “Pengunjung dapat menemukan inspirasi lewat interaksi langsung dengan berbagai fitur teknologi terkini, di Beyond Mobility Area harapannya pengetahuan yang didapat di GIIAS bisa membuat perjalanan pengunjung dengan mobil menjadi lebih aman dan nyaman”.

Teknologi otomotif terkini tidak semua terdapat di Beyond Mobility Zone, beberapa teknologi dapat ditemui langsung di booth masing-masing merek, khususnya untuk mobil-mobil papan atas dan mobil-mobil papan tengah di Area GIIAS 2018.

Komunitas Mobil Sambut Perayaan Asian Games 2018 di Ajang GIIAS 2018

GIIAS

Menjelang gelaran Asian Games 2018, sejumlah komunitas mobil ikut menunjukkan dukungannya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.Aksi konfigurasi mobil telah menjadi program yang tidak boleh dilewatkan pada ajang GIIAS. Setelah berhasil membentuk bendera Indonesia di tahun 2016, dan lambang Garuda Indonesia di tahun 2017 untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, tahun ini GIIAS akan membangkitkan semangat menyambut perhelatan Asian Games 2018 yang akan berlansung sebentar lagi, dengan menghadirkan program konvoi yang akan diakhiri dengan pembentukan logo Asian Games 2018 yang mengusung tema”Energy of Asia”.

Berlangsung pada 4 Agustus 2018, di lapangan froggy, ratusan mobil dari berbaga komunitas mobil yang tersebar di daerah Jabodetabek turut ambil bagian pada kegiatan konfigurasi mobil di ajang GIIAS 2018. Komunitas komunitas yang tergabung pada kegiatan ini berharap upaya ini dapat menjadi satu cara unik dalam mempromosikan Indonesia sebagai tuan rumah serta menggambarkan energi kuat masyarakat Indonesia merayakan perhelatan Asian Games 2018.

Selain konfigurasi mobil, GIIAS 2018 juga telah menyiapkan sejumlah aktifitas otomotif yang dapat dinikmati baik oleh komunitas ataupun masyarakat secara umum. Seperti Beyond Mobility Area, menampilkan dan mendemonstrasikan fitur teknologi terkini di area loading Dock 8-9-10 ICE-BSD.

GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 Resmi Dibuka dengan Peluncuran Alat Mekanik Multiguna Pedesaan (AMMDes)serta Deklarasi Euro 4

GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 Resmi Dibuka dengan Peluncuran Alat Mekanik Multiguna Pedesaan (AMMDes)serta Deklarasi Euro 4

GIIAS

Gelaran world class auto show series, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 hari ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang. Presiden didampingi oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto.

Sebagai satu-satunya pameran otomotif yang diselenggarakan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), GIIAS 2018 akan berlangsung mulai tanggal 2-12 Agustus 2018, dan didukung secara penuh oleh ASTRA Financial, Protera & Llumar serta Pertamina sebagai sponsor. GIIAS merupakan satu-satunya pameran GAIKINDO yang diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan sejak tahun 1986.

GIIAS 2018 siap menghadirkan ragam produk kendaraan terbaru serta teknologi terkini dari industri otomotif dunia. Dengan mengusung tema Beyond Mobility” GIIAS 2018diharapkan dapat mewakili semangat GAIKINDO dalam membangun dan membesarkan industri otomotif Indonesia menuju masa depan.

Dalam sambutannya Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi mengatakan bahwa GIIAS juga telah dijadikan ajang untuk peluncuran mobil-mobil baru untuk pertama kalinya (World Premiere). Oleh karena itu GIIAS bisa dijadikan tolok ukur peran & bertumbuh-kembangnya industri otomotif Indonesia yang diharapkan mampu memberikan sumbangsih terhadap gerakan roda ekonomi Indonesia.

Disampaikan juga industri otomotif Indonesia, terus berevolusi untuk meningkatkan kinerja dan menempatkan Indonesia sejajar dengan industri otomotif global. GAIKINDO mewakili industri otomotif Indonesia melaporkan bahwa industri otomotif Indonesia menyambut baik implementasi dari kebijakan pemerintah atas Euro4, sebagai strategi Indonesia mendorong perkembangan industri otomotif Tanah Air serta membuktikan bahwa industri otomotif siap berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang minim polusi. Untuk itu, industri otomotif telah berkomitmen untuk mempersiapkan seluruh lini industri otomotif menyambut spesifikasi Euro4, baik dari sisi teknologi kendaraan hingga kesiapan industri pendukung.

Komitmen dari industri otomotif Indonesia juga akan tercermin dari berbagai teknologi dan produk terbaru yang dihadirkan pada GIIAS 2018.

Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa industri otomotif Indonesia memiliki peran besar terhadap roda ekonomi Indonesia. Industri otomotif Indonesia adalah salah satu industri andalan yang memiliki peran besar terhadap roda ekonomi Indonesia. Industri otomotif Indonesia juga merupakan salah satu industri yang menjadi jendela untuk menunjukkan kemampuan dan potensi Indonesia kepada dunia.”

Ia melanjutkan, Perkembangan industri otomotif adalah salah satu yang selalu positif, dan mendukung pemerintah.Termasuk peraturan pemerintah No. 20/2017 tentang Penerapan Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor yang akan secara resmi diimplementasikan pada Oktober 2018.”

Airlangga menjelaskan bahwa Kementerian perindustrian sangat menghargai dukungan yang diberikan industri otomotif dalam mendukung kebijakan pemerintah, sehingga pemerintah merasa penting untuk memberikan apresiasi kepada industri otomotif dalam negeri yang di wakili oleh GAIKINDO.

Dalam rangkaian acara pembukaan GIIAS 2018 ini, Airlangga juga menyampaikan pentingnya implementasi Euro4. Kami ingin menggaris bawahi pentingnya implementasi Euro4, bukan hanya untuk mendukung perkembangan industri otomotif, penerapan Euro4 akan membuktikan kesiapan kita berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang minim polusi dan implementasi Euro4 akan menempatkan Indonesia memasuki standar dunia global.”

Euro4 adalah sebuah standar baku emisi gas buang kendaraan bermotor. Tujuan utama dibuatnya Standard Emisi Gas buang Euro adalah untuk mengurangi dampak polusi udara yang bersumber dari gas buang kendaraan bermotor. Saat Indonesia mengumumkan bahwa mulai Oktober 2018 mengadopsi Standard Emisi Gas Buang Euro4, maka di Asia hanya tinggal 2 (dua) negara yang masih menggunakan standard emisi gas buang Euro II, sedangkan sebagian besar negara-negara didunia sudah mengadopsi standard Emisi Gas Buang Euro III, IV atau yang lebih tinggi.

Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes)

Selain Euro4, dalam rangkaian acara pembukaan GIIAS 2018 Menteri Perindustrian juga menyampaikan mengenai perkembangan program Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produktifitas masyarakat pedesaan. AMMDes dirancang dengan dua fungsi sekaligus, yakni fungsi transportasi untuk memobilisasi hasil-hasil pertanian dari desa ke kota, serta fungsi alat produksi dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan. Dengan fungsi mutiguna tersebut, peralatan mekanis multiguna ini sangat ideal digunakan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat di pedesaan dan juga konektivitas antara pusat ekonomi di kota dan pusat penghasil kebutuhan pokok di desa.

Menteri menyampaikan bahwa PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) telah berhasil menyelesaikan produk AMMDes. Saat ini 183 jenis komponen atau setara 68 persen dari nilai total pengembangan AMMDes adalah komponen lokal.”
“Dalam kaitannya dengan hal tersebut, dengan bangga kami sampaikan bahwa AMMDes telah siap untuk diluncurkan pada hari ini, pada pembukaan GIIAS 2018. Sebuah ajang yang dapat memberikan informasi terkini kepada masyarakat Indonesia mengenai perkembangan industri otomotif nasional serta global, pada khususnya informasi mengenai implementasi program Euro4 dan AMMDES kepada masyarakat,” demikian disampaikan oleh Menteri Perindustrian diakhir kata sambutannya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dalam pidato pembukaannya mengatakan bahwa sektor otomotif merupakan elemen penting penggerak roda ekonomi Indonesia, termasuk memberikan lapangan kerja bagi 1,4 juta pekerja di Indonesia.

Industri otomotif global telah berkembang pesat dan berbagai teknologi terkini telah diciptakan untuk memudahkan mobilisasi publik. Keadaan itu sesuai dengan tema Beyond Mobility yang diusung pada gelaran GIIAS 2018.

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menjelaskan, Indonesia kini menghadapi berbagai tantangan dari segi otomotif. Yang pertama adalah meluasnya fenomena mobil listrik yang sudah mulai diterapkan di berbagai negara maju, termasuk pemerintah Perancis dan Inggris serta Tiongkok yang telah menjadi salah satu pasar terbesar untuk Industri mobil listrik. Tantangan lainnya adalah teknologi distrupsi, dimana perkembangan teknologi seperti kendaraan otonom dantransportasi online membuat industri otomotif harus meredifinisi arti mobil sehingga inovasi tersebut dapat dikategorikan sebagai bagian dari sebuah transportasi.”

Sementara tantangan lainnya adalah maraknya pertumbuhan transportasi online dan tercapainya siklus otomotif yang maksimal.

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo merasa bangga bahwa Industri otomotif memainkan peran penting, yakni sebagai sektor manufaktur nomor dua terbesar dan termasuk kedalam salah satu dari lima industri yang menerima investasi terbesar. “Pemerintah tengah melakukan sejumlah upaya yang turut mendukung industri otomotif seperti berdiskusi dengan Kepala Negara negara lain, menyiapkan insentif yang diberikan kepada industri otomotif melalui Tax Holiday, Tax Allowance dan Super Deduction yang sedang menjadi kajian di Kementerian Keuangan.

Selanjutnya Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menyambut baik inovasi AMMDes serta inovasi B20 yang dipercaya dapat menyelesaikan sepertiga dari current account deficit.

GIIAS 2018 Usung Tema Beyond Mobility”

Nangoi mengungkapkan bahwa tahun ini GIIAS 2018didukung penuh oleh 25 merek mobil anggota GAIKINDO, termasuk didalamnya 19 merek kendaraan penumpang yakni; Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling, serta 6 merek kendaraan niaga yaitu FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi FUSO, Tata Motors, dan UD Truck. Sertadiikuti oleh lebih dari 250 merek yang terdiri dari pelaku industri otomotif di Indonesia.
“Beyond Mobility” yang merupakan tema GIIAS 2018 diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia. GAIKINDO menuangkan semangat Beyond Mobility” lewat peluncuran lebih dari 40 kendaraan baru termasuk World Premiere serta kendaraan-kendaraan konsep.

“GIIAS adalah satu-satunya pameran otomotif Indonesia yang mendapatkan dukungan penuh dari organisasiautomotive internasional, OICA (Organisation Internationale des Constructeurs dAutomobiles). Di bawah naungan OICA, GIIAS menjadi bagian dari seri pameran otomotif dunia berkelas internasional dan mendapatkan lebih banyak perhatian dari internasional, sehingga ide dan inspirasi yang di hadirkan pada pameran otomotif milik GAIKINDO ini tidak hanya akan menjadi benchmarknasional, namun juga akan menjadi barometer dan inspirasi dunia internasional, khususnya Asia Pasifik, ” Tutup Nangoi

GIIAS 2018

BEYOND MOBILITY AREA

GIIAS

Fitur adaptive Adaptive Cruise Control, adalah teknologi pengembangan fitur pendahulunya Adaptive Cruise Control yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian pengemudi di Indonesia. Apa perbedaan antara adaptive Adaptive Cruise Control dan fitur pendahulunya, berikut penjelasannya.

Teknologi Adaptive Cruise Control diperlukan seseorang, jika ia melakukan perjalanan jarak jauh dengan terus mempertahankan kecepatan sama, misalnya pada kecepatan 80 kilometer per jam. Menginjak pedal gas pada kedalaman yang sama secara terus-menerus dapat membuat kaki pegal. Dengan teknologi Adaptive Cruise Control, pengemudi cukup mengendarai mobil hingga kecepatan 80 kilometer per jam dan mengaktifkan Adaptive Cruise Control. Kaki pengemudi dapat dipindahkan dari pedal gas, dan mobil tetap melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam.

Adaptive Cruise Control akan menonaktifkan fungsinya jika pengemudi menginjak pedal rem karena mobil depan mengurangi kecepatan (lebih rendah dari 80 kilometer per jam), atau pengemudi menginjak pedal gas untuk menambah kecepatan. Pada teknologi Adaptive Cruise Control, pada saat pengemudi mengikuti kecepatan mobil yang berada di depannya yang melaju dengan kecepatan konstan 80 kilometer per jam, dan mengaktifkan Adaptive Cruise Control maka mobilnya akan melaju dengan kecepatan yang sama 80 kilometer per jam.

Bedanya dengan Cruise Control biasa, pada saat mobil di depan mengurangi kecepatan, Adaptive Cruise Control akan mengurangi kecepatan sesuai dengan kecepatan mobil di depannya. Dan, akan kembali ke 80 kilometer per jam apabila mobil di depannya kembali ke kecepatan 80 kilometer per jam. Teknologi fitur Adaptive Cruise Control sangat ideal untuk stop-and-go traffic dan mobilitas pada jam sibuk.

Pada Beyond Mobility Area, ada pula teknologi auto-parking. Kekhawatiran yang senantiasa muncul pada saat pengemudi harus memarkirkan mobilnya, tidak perlu terjadi lagi karena kini ada teknologi dapat membantu pengendara memarkirkan mobilnya dengan aman.

Teknologi ini adalah salah satu teknologi yang akan temukan di Beyond Mobility Area di GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2018 yang diselenggarakan di ICE, BSD City, Tangerang, pada tanggal 2-12 Agustus 2018. Mengusung tema Beyond Mobility yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia. Tema tersebut akan tercermin dalam berbagai teknologi yang hadir pada Beyond Mobility Area.

Selain teknologi Adaptive Cruise Control, Anda juga akan menemukan berbagai ragam teknologi otomotif terkini lainnya, mengingat teknologi yang dipajang di sana mencakup safety (keamanan), performa, dan comfortable (kenyamanan).

Teknologi otomotif terkini tidak semua terdapat di Beyond Mobility Zone, beberapa teknologi dapat ditemui langsung di booth, khususnya pada booth mobil-mobil papan atas dan mobil-mobil papan tengah di Area GIIAS 2018.

GIIAS 2018

BEYOND MOBILITY AREA

GIIAS

Tertarik untuk memiliki mobil Hybrid? Sebelumnya mari kita cari tahu lebih banyak tentang Mobil yang dijuluki environmentally conscious car, atau mobil yang peduli lingkungan. Disebut demikian karena mobil hybrid mengkonsumsi lebih sedikit bahan bakar dan mengeluarkan emisi CO2 lebih sedikit daripada mobil bermesin konvensional.

Mobil Hybrid menggabungkan performa mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) yang menggunakan bahan bakar minyak dengan electric motor (motor listrik). Baterai untuk menggerakkan motor listrik itu diisi pada saat mobil mengerem atau mengurangi kecepatan karena pada saat itu motor listrik berfungsi sebagai alternator. Atau, pada mobil hybrid plug-in, pengisian baterai juga dapat dilakukan dengan menggunakan colokan listrik di rumah. Selain mobil Hybrid, ada juga mobil yang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik.

Teknologi-teknologi tersebut adalah beberapa teknologi yang akan temukan di Beyond Mobility Area di GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2018 yang diselenggarakan di ICE, BSD City, Tangerang, pada tanggal 2-12 Agustus 2018.

Mengusung tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia. Tema tersebut akan tercermin dalam berbagai teknologi yang hadir pada Beyond Mobility Area.

Selain teknologi mobil Hybrid, mobil hybrid plug-in, dan mobil listrik, Anda juga akan menemukan berbagai ragam teknologi otomotif terkini lainnya, mengingat teknologi yang dipajang di sana mencakup safety (keamanan), performa, dan comfortable (kenyamanan).

GIIAS 2018

BEYOND MOBILITY AREA

GIIAS

Teknologi cylinder deactivation, adalah sebuah teknologi yang memungkinkan mesin hanya mengoperasikan 2 dari 4 silinder yang ada (menonaktifkan silinder), apabila tidak diperlukan tenaga besar. Jika diperlukan tenaga besar, maka mesin akan mengoperasikan ke-4 silinder yang ada. Teknologi cylinder deactivation yang biasanya ditemukan di mesin V-6 dan V-8 ini memungkinkan konsumsi bahan bakar lebih hemat, sebesar 10 hingga 20% dibandingkan dengan teknologi konvensional, tanpa mengorbankan performance (performa) mesin.

Teknologi ini adalah salah satu teknologi yang akan temukan di Beyond Mobility Area di GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2018 yang diselenggarakan di ICE, BSD City, Tangerang, pada tanggal 2 – 12 Agustus 2018.

GIIAS 2018 - Beyond Mobility Area

Mengusung tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia. Tema tersebut akan tercermin dalam berbagai teknologi yang hadir pada Beyond Mobility Area.

Selain teknologi cylinder deactivation, Anda juga akan menemukan berbagai ragam teknologi otomotif terkini lainnya, mengingat teknologi yang dipajang di sana mencakup safety (keamanan), performa, dan comfortable (kenyamanan).

GIIAS 2018

GIIAS 2018 Kemas Semangat Beyond Mobility dalam Berbagai Program

GIIAS

GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), yang berlangsung pada tanggal 2 – 12 Agustus 2018, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, akan menjadi pagelaran pameran Otomotif GAIKINDO yang ke-26. Tahun ini GIIAS akan menyajikan ide dan inspirasi untuk pengunjung lewat program dan fasilitasnya.

Tema “Beyond Mobility yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia, akan menjadi payung pagelaran GIIAS 2018 untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Berbagai program GIIAS 2018, mulai dari Beyond Mobility Area, Demo Area, Community Area, dan Test Drive & Test Ride Area serta The 13th GAIKINDO Indonesia Automotive Conference (GIAC), Favorite Car, Favorite Booth, Students Day, Blood Donations, dan Miss Autoshow akan mengusung semangat “Beyond Mobility”.

Beyond Mobility Area, dan Demo Area, akan memperkenalkan dan mendemonstrasikan langsung fitur teknologi dari produk unggulannya. Berlokasi di area loading dock hall 8-10, Beyond Mobilty Area akan menjadi arena demonstrasi fitur teknologi unggulan dari peserta mobil, berdasarkan tiga pilar fitur teknologi, safety, comfort, dan performance. Beyond Mobility Area didukung oleh peserta GIIAS 2018, yang terdiri dari Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, serta dari commercial vehicle yakni FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, dan UD Trucks.

Demo Area akan menampilkan demonstrasi produk unggulan dari peserta aksesoris dan spareparts. Bertempat di loading dock hall 3, sepanjang pameran berlangsung, Demo Area akan menampilkan lebih dari 100 sesi demonstrasi.

Mengusung “Beyond Mobility” dalam setiap sisi penyelenggaraan GIIAS 2018 menjadi salah satu upaya GAIKINDO berkontribusi menginformasikan dan memberikan edukasi tentang pertumbuhan industri otomotif Indonesia. “GIIAS menjadi ajang pilihan publik mencari informasi perkembangan dunia otomotif, lewat kehadiran inovasi terkini dari industri otomotif Indonesia. Dan tahun ini GIIAS, akan mengemas kehadiran inovasi teknologi dalam sebuah semangat Beyond mobility yang dapat mudah diterima oleh publik lewat interaksi langsung, yakni melalui program-program yang berlangsung selama GIIAS 2018,” Jelas Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS 2018.

GIIAS 2018 masuk kedalam kalender ajang pameran otomotif dunia, yang mendapatkan dukungan dari OICA (Organisation Internationale des Constructeurs dAutomobiles), sehingga semakin menguatkan impresi GIIAS sebagai ajang paling tepat bagi Agen Pemegang Merek (APM) untuk memperkenalkan produk dan teknologi terkininya, yang mencerminkan tema Beyond Mobility, untuk memberikan inspirasi kepada para pengunjung GIIAS 2018.

Fasilitas Lebih Nyaman

Berbagai fasilitas juga akan dipersiapkan untuk memanjakan pengunjung. Kenyamanan tentunya akan menjadi faktor terpenting yang diberikan GIIAS untuk pengunjung. Test Drive dan Test Ride yang selalu menjadi magnet pengunjung juga akan menghadirkan atmosfir baru tahun ini dengan fasilitas VIP Lounge nya. Kenyamanan anak-anak di GIIAS juga menjadi perhatian, fasilitas Auto Playground tahun ini akan hadir dengan konsep baru yang tentunya lebih seru. Fasilitas stroller dan wheelchair juga akan memberikan kenyamanan lebih untuk keluarga yang datang berkunjung ke GIIAS 2018.

Fasilitas Shuttle bus yang memudahkan pengunjung tahun ini juga akan ditingkatkan. Shuttle bus akan beroperasi dari dan ke area kantung parkir GIIAS 2018. Pick up poin di lokasi pameran terletak di Shuttle Bus Transportation Area (Outdoor Hall 10), dan pengunjung akan diantarkan ke area drop off di loading dock Hall 1 ICE. Untuk menggunakan fasilitas shuttle bus GIIAS 2018, pengunjung dapat menggunakan fasilitas parkir GIIAS 2018 di area ini; Q Big, The Breeze, Aeon Mall, Bintaro Exchange, dan stasiun Rawa Buntu, shuttle bus GIIAS 2018 akan menjemput pengunjung setiap 15 sampai 30 menit sekali, menyesuaikan dengan lokasi tempat penjemputan, sejak pukul 10.00, hingga pukul 21.00 WIB.

Romi, Presiden Direktur Seven Event, selaku organizer GIIAS 2018, mengungkapkan bahwa GIIAS akan memaksimalkan fasilitas yang diberikan untuk kenyamanan pengunjung. “Pengunjung adalah prioritas kami, semua fasilitas yang diberikan selama GIIAS 2018 sudah kami pertimbangkan untuk memberikan kenyamanan dan kesan yang terbaik, sehingga pengujung betah dan ingin datang kembali ke GIIAS.”

Kehadiran inovasi dan teknologi terkini yang akan diusung oleh lebih dari 250 brand otomotif dari para Agen Pemegang Merek (APM) passenger car, commercial vehicle dan industri pendukung otomotif, berbagai program interaktif dan edukatif , dan fasilitas yang nyaman di GIIAS 2018, menjamin hadirnya ide dan inspirasi. Menjadikan GIIAS 2018 tidak boleh dilewatkan.

GIIAS 2018 - Press Conference

GIIAS 2018 akan Beri Inspirasi dan Buka Wawasan Menuju Beyond Mobility lewat GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) 2018 dan Dukungan Penuh Para Sponsor

GIIAS

PRESS RELEASE

Jakarta, 22 Mei 2018 GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), akan kembali hadir pada tanggal 2 – 12 Agustus 2018, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, dan tahun ini GIIAS akan menjadi ajang yang penuh ide dan inspirasi lewat berbagai programnya.

Tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia, akan menjadi payung bagi seluruh program GIIAS untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Masih sejalan dengan tema GIIAS 2018, Towards Beyond Mobility akan menjadi topik pembahasan pada program the 13th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) yang merupakan ruh dari pagelaran GIIAS. Akan diselenggarakan bersamaan dengan penyelenggaraan GIIAS 2018, the 13th GIAC yang akan berlangsung pada 7 Agustus 2018, akan mengeksplorasi isu industri otomotif Indonesia terkini, termasuk pembahasan tentang emisi dan Euro4 yang dalam waktu dekat akan diimplementasikan di Indonesia.

Menghadirkan pembicara professional dibidang otomotif, GAIKINDO bertujuan untuk mendorong GIAC sebagai wadah yang dapat memberikan inspirasi dan membuka wawasan public mengenai perkembangan industri otomotif menuju Beyond Mobility. Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan the 13th GAIKINDO Intenational Auto Conference, “GAIKINDO ingin agar konferensi ini dapat memberi wawasan tentang isu industri otomotif Indonesia terkini, salah satunya adalah implementasi peratuan pemerintah tentang Euro4, sangat penting untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia menuju industri global, menuju Beyond Mobility.” ujarnya.

Nangoi juga menambahkan industri otomotif Indonesia harus terus menjadi sumber agen perubahan dibidang transportasi darat dan mempersiapkan publik terhadap perkembangan industri otomotif global yang sangat pesat dan Indonesia tentunya perlu mencermati perkembangan tersebut, oleh karena itu GAIKINDO menghadirkan GIIAS sebagai wadah yang dapat menginspirasi publik lewat penampilan perkembangan terkini dari industri otomotif.

GIIAS Sajikan Ide dan Inspirasi

GIIAS 2018

GIIAS 2018 masuk kedalam kalender ajang pameran otomotif dunia, yang mendapatkan dukungan dari OICA (Organisation Internationale des Constructeurs dAutomobiles), yang artinya GIIAS akan mendapatkan lebih banyak perhatian dari dunia internasional, sehingga ide dan inspirasi yang di

hadirkan pada pameran otomotif milik GAIKINDO ini tidak hanya akan menjadi benchmark nasional, namun juga akan menjadi barometer dan inspirasi dunia internasional, khususnya Asia Pasifik. GIIAS sendiri telah menancapkan impresi sebagai ajang paling tepat bagi Agen Pemegang Merek (APM) untuk memperkenalkan produk dan teknologi terkininya, dalam kurun waktu 2015-2017, GIIAS telah menjadi tuan rumah bagi lebih dari 100 product launching, yang 5 di antaranya adalah world premiere. GIIAS juga menjadi pilihan APM untuk menghadirkan lebih dari 30 mobil konsep untuk diperkenalkan kepada pengunjung.

Tahun ini, GAIKINDO akan mendorong anggotanya yang juga adalah peserta GIIAS untuk menghadirkan teknologi otomotif masa depan yang mencerminkan tema Beyond Mobility, untuk memberikan inspirasi kepada para pengunjung GIIAS 2018. Ide-ide dan inspirasi baru juga akan dihadirkan selama pelaksanaan GIIAS 2018. Informasi dan edukasi mengenai fitur teknologi otomotif akan ditampilkan dalam kemasan menarik agar mudah dimengerti publik.

Automotive Technology Zone adalah sebuah area baru di GIIAS 2018 yang dikhususkan sebagai wadah bagi para peserta GIIAS 2018 mendemonstrasikan langsung fitur teknologi dari mobil unggulannya kepada pengunjung. “GIIAS selalu menjadi ajang yang yang menghadirkan inovasi dari industri otomotif Indonesia, dan tahun ini GIIAS akan terus mendorong Industri otomotif Indonesia untuk menghadirkan yang terbaik dari teknologi dan produk mereka di GIIAS, untuk memberikan ide dan menginspirasi publik akan teknologi terbaru, kali ini tidak hanya lewat tampilan namun juga lewat demonstrasi langsung kepada pengunjung,” ungkap Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS 2018.

Tahun ini GIIAS mendapatkan dukungan penuh dari Astra Financial sebagai sponsor utama. GIIAS juga menggandeng Protera & LLumar sebagai sponsornya pada tahun ini.

Pada GIIAS 2018, Astra Financial akan diwakili oleh enam pilar bisnis utama Astra Financial, yakni : ACC brand dari PT Astra Sedaya Finance, TAF brand dari PT Toyota Astra Finance, Asuransi Astra brand dari PT Asuransi Astra Buana, Permata Bank brand dari PT Bank Permata Tbk, FIFGroup brand dari PT Federal International Finance, Astra Life brand dari PT Astra Aviva Life. Ke enam perusahaan tersebut akan hadir untuk memberikan penawaran dan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggan, pengunjung, dan masyarakat pecinta otomotif.

Gunawan Santoso Salim, Ketua Panitia GIIAS Astra Financial mengungkapkan tujuan Astra Financial menjadi sponsor utama GIIAS: “Astra Financial ingin menjadi partner keuangan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Astra Financial berupaya untuk mengedepankan Kecepatan layanan, kemudahan proses, serta penawaran produk terbaik bagi masyarakat Indonesia. GIIAS merupakan kesempatan bagi Astra Financial untuk berpartisipasi mendorong perkembangan industri otomotif di tanah air, sekaligus memperkenalkan produk-produknya, seperti pembiayaan mobil, motor dan konsumsi, asuransi umum, kesehatan, dan jiwa, serta layanan perbankan yang lengkap dan inovatif,” ujarnya. kehadiran dan dukungan penuh dari Astra Financial serta Protera & LLumar pada GIIAS 2018 tentu akan menjadi solusi yang melengkapi ide, inspirasi lewat teknologi yang dihadirkan peserta bagi para pengujung.

Mari nantikan kehadiran inovasi dan teknologi terkini yang akan diusung oleh lebih dari 250 brand otomotif dari para Agen Pemegang Merek (APM) passenger car, commercial vehicle dan industri pendukung otomotif di GIIAS 2018.

1 2 3 10
Driven with Passion byEndorsed by
gaikindosevenoica

GIIAS_ID

GIIAS 2018

Show days : 02 - 12 August 2018
Venue : Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD

VIP & Press Day
Date : Thursday, 02 August 2018
Open for Public : 17.00 - 21.00 WIB

Opening Hours
Monday - Friday : 11.00 - 21.00 WIB
Saturday - Sunday : 10.00 - 21.00 WIB

Entrance Fee
VIP & Press Day (02 Aug 2018) : Rp. 200.000
Monday - Friday : Rp 50.000,-
Saturday - Sunday : Rp 100.000,-

*Free Admission for:
- Children under 7 years old / max 120 cm height
- Elderly person above 65 years old

GIIAS 2018. Exhibition by Seven Event